ONLINE MARKETING
ONLINE MARKETING
(Web and Social Media Optimization)
By. Firmansyah Yudarnadi
Sebelum kita membicara online marketing, mari kita singgung
sedikit mengenai offline marketing.
Offline Marketing adalah pemasaran dengan mata rantai
terpenting dalam sebuah bisnis. Bisa dikatakan, pemasaran adalah nyawa dari
sebuah bisnis. Tanpa pemasaran, produk yang telah anda rancang dan buat tidak
akan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Tanpa ada penerimaan dan
pembelian, otomatis bisnis tersebut akan mati. Strategi pemasaran yang tepat
dan jitu sangat diperlukan agar produk yang anda hasilkan tersebut diterima dan
dibeli oleh masyarakat. Dan dunia pemasaran adalah salah satu yang paling
dinamis dalam sebuah bisnis. Hal ini akan sangat terasa jika dikaitkan dengan
keadaan sekarang. Offline marketing memakai sarana fisik di dunia nyata
seperti, papan reklame, baliho, atau langsung berhadapan dengan konsumen.
Sedangkan Online Marketing adalah segala upaya yang
dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau
menggunakan media internet. Intinya adalah pemasar yang menggunakan jasa
internet sebagai medianya. Selama ini, online marketing identik dengan
menawarkan suatu produk melalui berbagai website ataupun social media.
Lalu jika harus memilih, mana yang lebih efektif dari
offline marketing dan online marketing?
Jawabannya, marketing yang lebih efektif adalah online
marketing. Hal ini dikarenakan marketing dengan menggunakan media sangatlah
praktis, murah, jangkauannya lebih luas, buka 24 jam, tidak perlu sewa ruko
ataupun memajang produk di etalase-etalase. Lebih dari itu, setengah penduduk
Indonesia telah terhubung ke internet yang membuat bekerja dengan metode online
marketing memiliki peluang untuk sukses.
Pengaruh perkembangan teknologi dan internet:
1. Adanya media portal semacam
detik, kompas dan berita-berita yang berbasis online yang kemudian menggeser
media cetak seperti Koran.
2. Kurangnya minat membaca buku pada
generasi muda.
3. Berkembangnya media sosial
membuat operator seluler mengalami kerugian
Jenis-Jenis Media Marketing Online:
1. Web atau Blog
2. Social Media : Facebook, Twitter,
Instagram, Youtube, dll
“Setiap Media Online memiliki cara yang berbeda untuk
dijadikan lahan marketing”
“Sharing Sharing dahulu, Selling-Selling Kemudian”
Namanya juga social media, bukan selling media. Tanpa
interaksi tak akan ada transaksi. Ciptakanlah relasi atau hubungan yang bagus
lebih dahulu dengan teman-teman anda. Semakin bagus relasinya, maka akan bagus
juga konversinya.
Pentingnya edukasi produk atau jasa yang akan anda tawarkan
dengan tidak menerapkan hard selling. Setidaknya terapkanlah lima (5) hal
penting dalam marketing di media sosial:
1. Orang tahu bahwa anda siapa
(awaraeness)
2. Orang tahu anda menjual apa
(association)
3. Orang percaya pada anda karena
anda memiliki nilai positif (perceived quality)
4. Orang bertransaksi dengan anda
serta merekomendasikan anda ke orang lain (loyalty)
Selanjutnya, mari kita tengok YOUTUBE yang dapat
dimanfaatkan dalam kegiatan online marketing. Ada beberapa tips trik untuk
optimasi media satu ini:
1. Gunakan pencarian kata kunci yang
paling banyak dicari konsumen.
2. Buatlah judul yang bisa membuat
penasaran penonton.
3. Optimasi basic video youtube:
a.
Gunakan title, deskripsi, keyword atau tag yang relevan dengan tujuan video
anda.
b. Gunakan
data riset untuk mendapatkan kata kunci yang pas untuk target produk atau jasa
anda.
c.
Manfaatkan social media untuk mendapatkan traffic pengunjung video youtube
anda.
d. Pada
dasarnya cara kerja mesin pencari adalah menampilkan hasil dari relevansi objek
dengan kata kunci yang di input atau dimasukkan oleh user
(Title + Deskripsi + Tag / Keyword)
e.
Mesin pencari bukanlah manusia yang memiliki mata dan telinga yang secara jelas
menampilkan hasil penelusuran yang diinginkan oleh user.
f.
Setiap obyek memiliki variabel identitas yang bisa dimanfaatkan untuk
mempercepat mesin pencari dalam menemukan obyek yang dibutuhkan oleh user.
Pada dasarnya cara kerja mesin pencari adalah menampilkan
hasil dari relevansi objek dengan kata kunci yang dimasukkan oleh user.
Selain memanfaatkan YOUTUBE, para online marketer dapat
memanfaatkan kecanggihan dari aplikasi Search Engine Optimization (SEO)
Search Engine Optimization adalah Serangkaian proses yang
dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan
kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu
dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma. Suatu upaya yang dilakukan
oleh seoran webmaster pada sebuah website yang bertujuan untuk meningkatkan
visibilitas sebuah halaman website menjadi lebih baik di mesin pencari terutama
Google. Intinya, Search Engine Optimization (SEO) adalah layanan aplikasi yang
membuat segala hal yang kita miliki dalam google akan ditemukan di paling atas
di setiap mesin pencari.
Manfaat dan keuntungan Search Engine Optimization (SEO):
1. Mendatangkan trafik potensial ke
website
2. Meningkatkan penjualan
3. Meningkatkan daya saing
4. Meningkatkan brand awareness
bisnis anda
Kemampuan calom pembeli atau konsumen untuk mengenali maupun
mengingat sebuah merk. Semakin terkenal sebuah merk pada niche tertentu maka
kemungkinan intensitas penjualan juga akan semakin besar.
5. Mendapatkan data customer anda
dengan gratis
Memanfaat form input layanan autoresponder untuk membangun
email list customer
Search Engine Optimization (SEO) dibedakan menjadi dua (2)
macam:
1. SEO On Page
Optimasi yang dilakukan dari dalam situs website.
Serangkaian cara dalam menyusun isi dari halaman website.
· Template / Theme
Website
· Judul Website
· Meta Deskripsi
· Heading Artikel
· Keyword atau Tag
· Konten
· Struktur URL
· Page Speed
· Outbound Link
2. SEO Off Page
Optimasi yang dilakukan dari luar situs website. Serangkaian
cara membangun backlink. Memperbanyak inbound link (link dari situs web lain
yang mengarah kesitus web anda), contohnya sederhana:
· Iklan Gratis / Berbayar
· Blog walking / Komentar
· Social Bookmark
· Article Share
· Dummy Blog
· Social Media
Jenis-Jenis Search Engine Optimization (SEO):
1. SEO
Organik
2. SEO Non-Organik
Komentar
Posting Komentar